Untukmu, Sang Pelita Hati
Sepatutnya cinta
kepada manusia tidak boleh melebihi cinta akan Allah. Cinta pada manusia
itu tidak kekal, sedangkan cinta Allah pasti abadi. Sedangkan aku
hanyalah wanita hina yang tak tau arah. Aku adalah wanita yang penuh
dosa yang sangat membutuhkan bimbingan untuk selalu bisa lebih dekat
dengan Sang Pencipta. Ya, sangat penuh akan dosa. Aku malu dengan Engkau
Tuhan. Engkau selalu memberiku kesenangan dan kepuasan hidup. Tapi aku
hanya ingat untuk bersimpuh dan bersujud pada-Mu ketika aku merasa
terdesak dan membutuhkan sesuatu.
Sampai pada akhirnya aku berada pada titik dimana aku merasa tidak pantas lagi meminta pertolongan, memohon sesuatu, kecuali meminta ampunan. Tapi aku tidak tau harus berbuat apa.
Hingga suatu ketika,
seseorang yang ku anggap malaikat hadir dalam hidupku. Membantuku bangun
ketika aku sedang terpuruk. Tersungkur dan jatuh. Dia membantuku
berjalan, menuntunku menemukan arah. Sehingga perlahan aku bisa
menemukan cahaya terang.
Cahaya yang mampu menerangi jalanku untuk berusaha tetap di sisi-Mu.
Belajar…Aku
belajar untuk bangkit kembali. Belajar untuk hidup lebih baik dengan
mengharap ridho-Mu, tentu dengan bimbingannya. Dia adalah seorang teman
yang baik, kakak yang penuh kasih sayang, serta guru yang sangat sabar
membimbing muridnya.
Dia tak pernah lupa untuk menggandeng tanganku ketika aku mulai menjauh. Mengarahkanku kembali ke jalan yang benar.
Mencintainya?
Seorang munafik jika aku katakan aku tidak mencintainya. Tapi aku tidak
berani untuk berharap lebih. Meski aku sangat ingin. Karena aku belum
merasa pantas untuk dia yang terlalu sempurna. Bahkan aku merasa tidak
akan pernah pantas. Aku mencintainya karna aku mencintai Allah. Dia yang
menuntunku untuk terus berusaha menjadi kekasih Allah. Aku bisa lebih
dekat dengan Allah karna aku dekat dengannya.
Terimakasih.
Karenamu, cintaku kepada Sang Pencipta semakin besar. Karenamu juga, aku
bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan akan terus berusaha untuk
terus memparbaiki diri. InsyaAllah.
Hanya bisa mendoakan agar kamu selalu bahagia dalam kehidupanmu.
Hingga
jika suatu saat kita sudah mempunyai kehidupan masing-masing, aku akan
tetap mengingat setiap kata, perbuatan, dan ilmu yang kamu berikan.
Aku akan terus menyimpan rapi semua kenangan indah di dalam hatiku yang paling dalam.
Sumber : Hipwee

ConversionConversion EmoticonEmoticon